Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XIV Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Ballroom Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (2/3). Tema Rakernas XIV HIPMI kali ini adalah "Komitmen Nasional Dalam Percepatan Pembangunan Ekonomi Bangsa". Dengan tema tersebut, HIPMI berharap adanya dukungan pemerintah kepada dunia usaha baik melalui penyediaan alternatif pembiayaan bagi dunia usaha serta usaha mikro kecil dan menengah, penurunan suku bunga kredit, penyelesaian masalah perpajakan, hingga adanya stimulus kebijakan terhadap dunia usaha. selengkapnya...
Daya Saing Sebelum Menyepakati "ASEAN-China FTA (Free Trade Area) Atau ACFTA" Yang Akan Diputuskan Pada Awal 2010. Dalam Siaran Pers Yang Diterima NERACA Di Jakarta, Rabu, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Memperkirakan, Indonesia Akan Kebanjiran Produk China Bila Daya Saing Tidak Segera Diperbaiki Untuk Menghadapi Kesepakatan Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN-China. selengkapnya...
Jakarta - Komisi VI (bidang Industri dan Perdagangan) DPR RI menilai pemerintah dalam hal ini Menteri Perdagangan, tidak serius dalam menegosiasikan ulang (renegosiasi) perjanjian perdagangan bebas atau Free Trade Agreement (FTA) Asean-China, terutama penundaan untuk 228 pos tarif yang telah disepakti untuk ditunda. Hal ini ditegaskan Ketua Komisi VI DPR RI Airlangga Hartarto (F-PG) saat rehat rapat kerja Komisi VI DPR dengan Pemerintah yang diwakili lima Menteri bidang ekonomi di gedung DPR, Senayan, Rabu (20/1). Padahal, menurutnya, DPR sudah mengirim surat kepada presiden untuk menunda FTA tersebut. selengkapnya...
Bila tak ada aral melintang, sebentar lagi pemakaian produk dalam negeri akan menjadi kewajiban. Kementerian Perindustrian tengah memperjuangkan Inpres No. 2/2009 tentang Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) naik pangkat menjadi setingkat Undang-Undang. "Tahun ini, draft RUU sudah masuk prolegnas," kata Menteri Perindustrian MS Hidayat di Jakarta, kemarin. selengkapnya...
Komisi VI DPR RI yang membidangi Perindustrian dan Perdagangan, Senin (18/1), menggelar rapat dengar pendapat dengan berbagai asosiasi industri nasional. Dalam forum tersebut para asosiasi menyatakan ketidaksiapannya dalam menghadapi Free Trade Agreement (FTA) ASEAN-China yang diberlakukan per anuari 2010 ini. Industri seperti tekstil, elektronika, peralatan listrik, baja, kakao, alat pertanian, dan jasa konstruksi diperkirakan akan terancam serius dengan pemberlakukan FTA, dan bahkan terancam bangkrut. Di forum ini, para asosiasi juga menyatakan kekecewaan terhadap pemerintah yang tidak melibatkan industrian dalam melakukan negosiasi perdagangan luar negeri. selengkapnya...
Copyright © 2010 HIPMI - JABAR · All Rights Reserved